Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

INTERAKSI SOSIAL BAG 2

 INTERAKSI SOSIAL BAG 2

Bentuk-bentuk Interaksi Sosial;

1.Interaks sosial Assosiatif

   ada beberapa bentuk al; 

  a.Kerjasama(Cooperation)

     -Bergaining(pelaksanaan perjanjian mengenai pertukaran barang dan jasa antara 2 organisasi atau lebih)

     -Joint Venture(kerjasama usaha patungan  proyek khusus

     -Kooptasi(proses masuk dan diterimanya unsur baru dalam sebuah kelomok.

     -Koalisi(kombinasi yang dilakukan 2 organisasi yang memiliki tujuan sama)

  b,Akomodasi

     proses penyesuaian diri Individu yang semula saling bertentangan untuk mengatasi ketegangan.

    -Toleransi

   - Kompromi

    -Koersi(paksaan suatu kehendak pihak lain yang lemah)

    -Arbitrase(penyelesaian masalah yang melibatkan pihak ketiga yang kedudukannya lebih dari pihak yang bertentangan.

    -Mediasi(pihak ketiga sebagai juru damai)

    -Konsiliasi

    -Stalemete(penyelesaian masalah dengan cara kedua belah pihak mengurangi kekuatan.

    -Ajudikasi(penyelesaian masalah melalui pengadilan.

   c.Asimilasi. (membaurnya 2 kebudayaan dan menghilangkan kebudayaan asli shingga membentuk kebudayaan baru.

   d.Akulturasi(proses (penerimaan kebudayaan asing tanpa menghilangkan budaya asli contoh:Mesjid 

      Menara Kudus.

2.Interaksi Sosial Disosiatif.

   ada beberapa macam AL:

   -Persaingan(kompetisi)

   -Kontravensi

   -Pertikaian

   -Permusuhan.


    
 
   PENGARUH INTERAKSI SOSIAL TERHADAP TERBENTUKNYA LEMBAGA SOSIAL.
   
   Terbentuknya lembaga sosial yang ada dimasyarakat selalu melalui sebuah proses,tidak terbentuk dengan sendirinya melainkan karena adanya kebutuhan hidup yang harus dipenuhi supaya keinginan individu dapat tercapai.Interaksi sosial dikatakan sebagai syarat utama terbentuknya lembaga sosial.Supaya hubungan antar manusia dalam masyarakat terlaksana diperlukan adanya norma.

Norma dibedakan menjadi beberapa tingkatan:
1.Cara (Usage) norma yang paling lemah pengikatnya karena sanksinya hanya berupa ejekan atau cemoohan.
2.Kebiasaan (folkways)aturan yang kekuatannya lebih kuat karena perbuatannya dilakukan berulang ulang sehingga menjadi kebiasaan atau tradisi.
3.Tata Kelakuan (mores)aturan yang diterima masyarakat dan dijadikan sebagai alat kontrol atau pengawas.
4.Adat Istiadat (Custom)tata kelakuan yang paling tinggi kedudukannya karena bersifat kekal dan terintegarasi sangat kuat. 


Posting Komentar untuk " INTERAKSI SOSIAL BAG 2"