Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

TEKNIK DASAR MENYUNDUL BOLA DAN LEMPARAN KE DALAM KELAS 8

 TEKNIK DASAR MENYUNDUL BOLA DAN LEMPARAN KE DALAM 

KELAS 8

A. MENYUNDUL BOLA

Cara Menyundul Bola atau Heading Yang Benar Adalah:

Prinsip menyundul bola:

1. Lari menjemput arah datangnya bola, dan pandangan mata tertuju ke arah bola.
2. Otot leher dikeraskan dan dikuatkan.
3. Gunakan dahi untuk menyundul bola. Jangan gunakan bagian lain dari kepala yang, sehingga membuat kepala anda tersakiti.
4. Badan ditarik kebelakang sehingga akan melengkung dan mudah untuk menyundul bola.
5. Pada saat menyundul tataplah bola, jangan memejamkan mata. Lihat dimana bola akan datang dan ikutilah gerakan dengan berlari menyongsong bola yang datang.




Fungsi atau kegunaan teknik menyundul bola:

1. Dapat mempercepat dalam pengoperan bola kepada teman tim dan mempermudah berpindahnya bola.

2. Dapat lebih mudah untuk memasukkan bola ke gawang.

3. Dapat dengan mudah memberikan umpan kepada kawan kita yang akan memasukkannya dalam gawang.

4. Dapat mempermudah membuat gol dengan umpan bola yang diberikan.

5. Dapat menggiring bola secara cepat untuk mematahkan serangan dari lawan main sehingga pertahanan gawang sendiri lebih kuat.

Macam-macam teknik menyundul bola:

1. Menyundul bola berdasarkan arah datangnya bola, bisa ke arah depan, samping, dan ke arah belakang.

2. Menyundul bola berdasarkan sikap badan pemain.

a. Jika pemain dalam keadaan berdiri maka: gunakan kondisi tubuh berdiri ti tempat, kemudian siapkan badan anda mengarah pada bola yang akan datang, kaki sedikit ditekuk, badan condong ke belakang, mata tertuju pada arah datang bola. gunakan kekuatan otot perut dorong panggul dan kedua lutut diluruskan, ikutsertakan seluruh badan dengan gerak lanjutan ke arah sasaran bola.

b. Menyundul bola bisa dengan cara berlari yaitu dengan cara lari menuju bola yang datang, dan sundul bola.

c. Menyundul bola dengan melompat, dengan menggunakan tumpuan awal  ataupun tanpa tumpuan awalan. Jika dengan tumpuan awalan maka gunakan tolakan satu kaki atau dua kaki. Nah jika terdapat banyak yang menghalangi jalan anda atau lawan lebih baik tanpa awalan.

B. LEMPARAN KE DALAM

Lemparan ke dalam adalah hal sederhana tetapi sangat penting dalam permainan sepak bola: lemparan ke dalam dapat memberikan peluang untuk menjaga kepemilikan (possession) bola, melakukan serangan balik, atau malah kehilangan kepemilikan bola. Oleh karenanya, lemparan ke dalam merupakan salah satu keterampilan penting dalam sepak bola. Faktanya, banyak pemain yang mengabaikan keterampilan lemparan ke dalam sehingga membuang peluang yang ada. Namun, jangan khawatir karena dengan bantuan artikel ini dan banyak latihan, Anda bisa memanfaatkan lemparan ke dalam layaknya pemain profesional.

Macam-macam Lemparan Ke Dalam :

Melakukan Lemparan ke Dalam 

A.  Ambil bola dengan kedua tangan. Sebaiknya Anda memegang bola persis di sebelah kanan dan kirinya. Jika bola sepak adalah jam, tangan kanan Anda berada di jam 3 dan tangan kiri di jam 9. Anda bisa menggesernya agak ke dalam sehingga jempol hampir menyentuh bagian belakang bola. Hal ini membantu Anda memperoleh lebih banyak pengungkit saat melempar.

Lemparan ke dalam hanya terjadi ketika seluruh bola melewati salah satu garis sisi lapangan. Lemparan ke dalam dilakukan pada titik tempat bola meninggalkan lapangan. [1]

B.  Arahkan kaki menghadap ke lapangan dengan ujung jari kaki berada di pinggir garis lapangan. Kedua kaki harus berada di belakang garis lapangan dan menyentuh tanah supaya lemparan ke dalam dianggap sah. Buka kedua kaki dan arahkan ujung jari ke lapangan, serta atur badan sehingga Anda mendapatkan kuda-kuda yang nyaman. Jika Anda ingin mencoba melempar sambil berlari, berdirilah beberapa meter di belakang garis sehingga Anda bisa berlari tanpa melewati garis lapangan. Sebagian pemain memilih untuk merapatkan kaki, dan ada pula yang memajukan salah satu kakinya.

C.  Lengkungkan punggung Anda. Banyak pemain yang mencoba melempar hanya menggunakan tangan, tetapi sebagian kekuatan lemparan harus berasal dari bahu dan punggung, serta momentum dari start lari. Anggap badan Anda seperti ketapel yang ditarik; kedua kaki menjejak kokoh ke tanah, tetapi tulang punggung menjadi seperti pegas. Lakukan persis sebelum Anda melempar bola.

Untuk sekarang, berlatihlah melengkungkan punggung senyaman mungkin. Usahakan untuk membiasakan sikap yang benar terlebih dahulu sebelum berlatih melempar bola. Sedikit lengkungan seharusnya sudah cukup untuk sekarang.

Ingat, kaki Anda tidak boleh melewati garis lapangan saat melempar bola ke dalam. Kalau lewat, lemparan menjadi tidak sah dan kepemilikan bola akan berpindah ke tim lawan.[2]

D.  Awali dari belakang kepala, bawa bola ke atas dan melewati kepala. Supaya lemparan sah, bola harus “dimulai dari belakang dan melewati atas kepala.” [3] Wasit mungkin membolehkan lemparan cepat, tetapi Anda setidaknya harus memulai dengan bola di atas kepala.

Anda akan diberikan pelanggaran jika memulai lemparan dari dahi atau lebih ke depan lagi. Biasanya hal ini terjadi pada lemparan cepat.

E.  Lepaskan bola ke depan dengan jentikan pergelangan tangan. Ayunkan lengan ke atas dan ke depan sehingga bola bergerak persis di atas kepala. Di saat yang sama, lentingkan punggung yang dilengkungkan ke depan layaknya pegas, dan jika Anda melakukan lemparan lari, seret jari kaki belakang di tanah. Luruskan lengan Anda sepenuhnya dan lepaskan bola sehingga Anda tidak hanya melempar bola ke tanah.

  • Letak titik pelepasan bola bergantung pada jauhnya lemparan yang diinginkan. Untuk lemparan jauh, lepaskan bola saat melewati kepala. Untuk lemparan pendek, pegang bola sampai kira-kira melewati dahi.
  • Anda tidak boleh memuntir bola dengan satu tangan. Bola harus meninggalkan kedua tangan secara bersamaan, meskipun wasit biasanya akan menoleransinya asalkan Anda tidak memuntir bola dengan sengaja. [4]

C. PERATURAN SEPAK BOLA :
  • Goal (Gol); goal atau gol adalah ketika bola masuk ke dalam gawang atau melewati garis gawang. Keputusan sah atau tidaknya sebuah gol ditentukan oleh wasit yang memimpin pertandingan.
  • Korner : tendangan penjuru dalam permainan sepak bola karena pemain dari kesebelasan yang bertahan membuat bola ke luar lapangan melalui batas garis gawangnya
  • Free kick : tendanga bebas yang diberikan oleh wasit yang disebabkan karena pelangaran.
  • Pinalti : tendangan yang dilakukan dalam jarak 11 meter yang disebabkan karena tangan pemain menyentuh bola dalam kotak pinalti.




Posting Komentar untuk "TEKNIK DASAR MENYUNDUL BOLA DAN LEMPARAN KE DALAM KELAS 8"