Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Faktor Penyebab Keragaman Masyarakat di Indonesia

Indonesia memiliki keberagaman masyarakat, mulai dari suku bangsa, bahasa, budaya, agama, ras, dan lingkungan. Ada beberapa faktor yang menjadi penyebab keragaman masyarakat di Indonesia, teman-teman. Yuk, kita cari tahu faktor penyebab keragaman masyarakat di Indonesia!

Faktor Penyebab Keragaman Masyarakat di Indonesia

Letak Wilayah Indonesia

Indonesia terletak di antara Samudra Hindia dan Samudra Pasifik, serta berada di antara Benua Asia dan Australia. Ini membuat Indonesia memiliki lokasi strategis yang dilalui pedagang dari berbagai belahan dunia. Melalui perdagangan itu, para pedagang dari berbagai negara memperkenalkan budaya, agama, dan adat-istiadat yang beragam.     

Negara Kepulauan

Indonesia memiliki banyak pulau-pulau. Banyaknya pulau-pulau ini membuat penduduk di suatu pulau atau suatu daerah tumbuh menjadi suku-suku bangsa, yang memiliki bahasa, adat istiadat, budaya, hingga kepercayaannya masing-masing. Selain itu, setiap wilayah di Indonesia juga memiliki sejarahnya masing-masing.

Sejarah yang terjadi di suatu tempat juga bisa menjadi faktor yang mempengaruhi keberagaman budaya, kebiasaan, adat istiadat, dan kepercayaan di suatu daerah. Wilayah yang berbeda-beda juga bisa mengalami perkembangan teknologi transportasi dan komunikasi yang berbeda, dan berpengaruh pada keberagaman masyarakat.       

  

Keadaan Alam

Indonesia memiliki beragam keadaan alam atau lingkungan fisik yang berbeda-beda. Misalnya, ada pegunungan, pantai, hutan, tanah datar, dan yang lainnya. Perbedaan keadaan alam atau lingkungan fisik di setiap daerah ini mempengaruhi tradisi sosial budaya masyarakat, misalnya perbedaan kebiasaan, makanan pokok, bentuk rumah, hingga mata pencaharian. Misalnya, masyarakat pantai atau pesisir banyak yang bekerja di laut. Sedangkan masyarakat yang tinggal di pegunungan banyak bekerja di kebun, ladang, atau peternakan.

Sementara masyarakat di kota lebih banyak bekerja di kantor, pertokoan, atau pabrik. Selain faktor-faktor di atas, keberagaman masyarakat juga dipengaruhi oleh sikap masyarakat terhadap perubahan. Misalnya, ada masyarakat tertentu yang mudah menerima budaya lain dan ada juga yang tetap bertahan dengan budaya aslinya tanpa menerima budaya lain.

Mengenal 3 Suku Bangsa di Indonesia dan Contoh Suku di Indonesia, Bentuk Keragaman Masyarakat Indonesia     

Mengenal suku di Indonesia, salah satunya suku Nias yang punya tradisi upacara lompat batu. (A Teach, CC BY-SA 4.0 via Wikimedia Commons)
   

Di negara kita ada banyak sekali suku bangsa, yang merupakan bentuk keberagaman masyarakat Indonesia. Bersumber dari Indonesia.go.id, sensus Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2010 menyebutkan ada 1.340 suku bangsa di Indonesia. Kali ini, kita cari tahu beberapa suku bangsa di Indonesia serta contoh suku dari daerah-daerah di Indonesia

Bhinneka Tunggal Ika

Sebelum mengenal beberapa suku di Indonesia, coba teman-teman ingat apa makna Bhinneka Tunggal Ika! Yap, Bhinneka Tunggal Ika berarti berbeda-beda tetapi tetap satu juga. Bhinneka Tunggal Ika merupakan semboyan negara kita yang tercantum pada lambang negara. Tepatnya, Bhinneka Tunggal Ika tertulis pada pita yang dicengkeram oleh burung Garuda Pancasila. Semboyan ini melambangkan Indonesia terdiri dari masyarakat dengan berbagai latar belakang suku, budaya, adat istiadat, bahasa, agama, dan kebiasaan, namun tetap bersatu sebagai satu bangsa Indonesia.

Mengenal 3 Suku Bangsa di Indonesia

1. Suku Nias

Suku Nias merupakan suku yang berasal dari Sumatera Utara, yaitu di Kepulauan Nias. Orang Nias menyebut diri mereka sebagai Ono Niha yang berarti anak-anak dari manusia. Salah satu adat istiadat suku Nias yang dilestarikan sampai sekarang adalah upacara lompat batu.

2. Suku Tengger

Suku Tengger merupakan suku yang berasal dari Jawa Timur, tepatnya di wilayah pegunungan Bromo-Tengger-Semeru. Bagi masyarakat Suku Tengger, Gunung Bromo merupakan tempat yang suci, teman-teman. Masyarakat Suku Tengger juga menjalankan ritual keagamaan umat Hindu di Gunung Bromo, salah satunya upacara Yadnya Kasada.     

Pura Luhur Poten, tempat ibadah umat Hindu suku Tengger di Bromo. (Arabsalam, CC BY-SA 4.0 via Wikimedia Commons)     

3. Suku Dani

Suku Dani merupakan suku yang berasal dari Papua. Suku Dani tinggal di wilayah Lembah Baliem di pegunungan Papua, teman-teman. Meski sudah mengenal dunia modern, masyarakat suku Dani masih menggunakan pakaian, rumah adat, bahasa asli dan kebiasaan aslinya. Salah satunya, Suku Dani tinggal di rumah adat yang disebut honai, yaitu rumah yang bentuk rangka dasarnya lingkaran, dengan atap jerami yang mengerucut dan dinding yang terbuat dari kayu.

Rumah adat honai dan ebei di Lembah Baliem yang jadi tempat tinggal suku Dani (Mujiono Leo, CC BY-SA 3.0 via Wikimedia Commons)    

 

Sumber:

https://bobo.grid.id/read/082516688/apa-saja-faktor-penyebab-keragaman-masyarakat-di-indonesia?page=all

https://bobo.grid.id/amp/082504906/mengenal-3-suku-bangsa-di-indonesia-dan-contoh-suku-di-indonesia-bentuk-keragaman-masyarakat-indonesia

Posting Komentar untuk "Faktor Penyebab Keragaman Masyarakat di Indonesia"