Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Mengenal Ekonomi Kreatif, Ciri- Ciri dan Perkembangannya di Indonesia

Di era globalisasi yang disertai kemajuan teknologi yang pesat dengan konektivitas yang tidak lagi terbatas telah mengubah banyak pola serta gaya hidup. Kini cara bertukar informasi, perdagangan dan juga konsumsi baik produk maupun budaya trend telah menjadi mudah dan umum di kalangan masyarakat dunia.

Selain mempermudah, perkembangan ini juga berakibat adanya cara lain dalam memajukan ekonomi selain cara konvensional biasa. Perubahan ini sangat dinamis juga kompleks sehingga masyarakat dituntut untuk lebih kreatif dan inovatif. Tuntutan ini membuat mereka mencari, mencoba bahkan menemukan cara- cara lain dalam usaha bisnis mereka.

Maka dari itu, munculah istilah Ekonomi Kreatif yang merupakan sebuah konsep dengan kreativitas dan pengetahuan sebagai aset atau dasar utama dalam menggerakkan bisnis juga ekonomi secara garis besarnya. Konsep atau istilah ini berhasil memicu banyak ketertarikan dari banyak industri maupun negara- negara untuk mengembangkannya dan menjadikannya sebagai roda penggerak perekonomian pengganti gaya tradisional.

Mengenal Apa itu Ekonomi Kreatif?

Ekonomi Kreatif adalah sebuah konsep di era ekonomi baru yang mengidentifikasikan informasi dan kreativitas dengan banyak mengandalkan ide- ide juga pengetahuan dari sumber daya manusia sebagai faktor produksi paling utama. Konsep ini kemudian didukung dengan adanya keberadaan industri kreatif sebagai wadah nyatanya.

Dengan adanya Ekonomi Kreatif terbukti banyak membantu pertumbuhan ekonomi karena banyaknya pengusaha kreatif yang berhasil menuangkan ide dan kreativitas mereka serta mendapatkan dukungan pemerintah. Hasil kelonjakkan ekonomi membuat banyak negara mendukung para pelaku sektor kreatif dan berharap Ekonomi Kreatif akan menjadi salah satu pilar pemasukkan dan perekonomian negara tersebut.

Jenis- jenis Ekonomi Kreatif di Indonesia

Berdasarkan pada buku Pengembangan Industri Kreatif Indonesia 2025 yang diterbitkan oleh Departemen Perdagangan Republik Indonesia, Ekonomi Kreatif memiliki beberapa jenis seperti contoh berikut ini :

1. Kerajinan tangan (handicraft)

Sebagai salah satu kreatifitas yang sudah ada sejak dulu dan banyak dilakukan oleh masyarakat tanpa memandang usia dan latar belakang. Kerajinan ini bisa berupa hasil budaya tradisional maupun penggabungan trend terkini seperti pembuatan tas dari limbah atau bahan alami, vas bunga, kipas dan barang- barang yang dibuat dengan tangan tanpa bantuan mesin lainnya.

2. Pasar atau pameran barang seni

Pasar atau pameran ini adalah tempat dimana para pengrajin dan hasil kerajinan mereka bertemu untuk dipasarkan.

3. Kuliner

Sejak dulu lagi, industri kuliner tidak pernah mati ataupun berkurang justru semakin terbantu dengan kemudahan informasi dan perkembangan teknologi saat ini.

4. Fashion

Perkembangan dunia fashion adalah salah satu perkembangan dan trend yang tidak lekang dimakan waktu karena industry ini selalu dipenuhi orang- orang kreatif yang mau mendobrak batas dan garis ukur sebuah seni.

5. Film dan music

Dengan adanya globalisasi dalam industry film dan music, mempermudah banyak pelaku seni untuk memperkenalkan hasil karya mereka tanpa batasan.

6. Layanan computer, game dan perangkat lunak

Industri yang satu ini cukup terkait erat dan saling menunjang satu sama lain, perkembangnya pun tak lepas dari ide- ide kreatif dari pelakunya untuk tetap bermain dalam bidang bisnis dan turut menciptakan lapangan kerja.

7. Riset dan pengembangan

Sektor usaha yang satu ini juga tidak lepas sebagai penyedia jasa yang membantu pelaku bisnis untuk mencari dan mengembangkan ide serta potensial mereka.

Penggiat dan pelaku Ekonomi Kreatif biasanya tidak akan terpaku pada suatu bidang tertentu saja, tidak jarang mereka menciptakan banyak industri kreatif lebih dari satu jenis sesuai dengan bidang, passion dan keahliannya masing- masing.

Ciri- ciri karakteristik Ekonomi Kreatif

Dalam membuat sebuah bisnis, apalagi di zaman yang serba digital ini. Anda perlu sesuatu yang berbeda dari biasanya. yuk, simak ciri – ciri ekonomi kreatif :

Berbasis pada ide dan juga gagasan

Sebuah usaha atau bisnis kreatif akan selalu mengikut dari ide dan gagasan dari pelakunya.

Pengembangannya bersifat terbuka dan tidak terbatas

Sama dengan halnya ide dan kreatifitas, maka bisnis kreatif juga tidak akan mengikuti cara kolot terbatas melainkan selalu mengikuti juga terbuka tren serta inovasi.

Hasil kreasi intelektual

Hasil atau produk yang diciptakan adalah merupakan proyeksi dari kreativitas, talenta dan intelektual pelakunya.

Membutuhkan kerjasama yang baik dari semua pihak

Agar dapat mendukung semua aspek, maka Ekonomi Kreatif ini sangat tergantung pada kerjasama semua pihak baik itu dari pelaku usaha, kaum intelektual, dunia usaha dan juga pemerintah yang menjadi prasyarat dasar.

Konsep yang dibangun bersifat relatif dan mudah tergantikan

Karena usaha ini tergantung pada kemajuan zaman, teknologi dan tren maka tidak mengherankan produk atau jasa yang dihasilkan akan memiliki siklus hidup yang singkat namun mempunyai margin yang tinggi dengan beraneka ragam pilihan, persaingan sejenis yang tinggi serta mudah ditiru.

Perkembangan Ekonomi Kreatif di Indonesia

Industri kreatif di Indonesia sudah lama ada meski masih belum terpusat dan hanya berada pada level kecil selain juga tersebar menurut daerah masing- masing. Maka untuk membantu perkembangnya, pada 2006 silam, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono berinisiatif untuk mengembangkan sektor Ekonomi Kreatif bagi skala nasional dan merangkul banyak pihak yang berhubungan dengan sektor ini.

Proses pengembangnya kemudian diwujudkan dengan dibentuknya Indonesian Desain Power oleh Departemen Perdagangan yang bertujuan untuk membantu pengembangan Ekonomi Kreatif di setiap wilayah Indonesia. Salah satunya adalah peluncuran Studi Pemetaan Kontribusi Industri Kreatif Indonesia 2007 pada Trade Expo Indonesia. Untuk tetap konsisten mewujudkan Indonesia Kreatif, maka pemerintah terus mengadakan Pekan Produk Kreatif dan Pameran Ekonomi Kreatif yang berlangsung setiap tahun.Indonesia juga turut dalam laju perkembangan dan persaingan bisnis dunia dengan adanya Masyarakat Ekonomi Asean (MEA).

Manfaat Ekonomi Kreatif bagi masyarakat Indonesia

Dengan ada dan bergabungnya Indonesia sebagai peserta juga pelaku MEA dan industri kreatif, tentu diharapkan akan membantu dan mendongkrak perekonomian masyarakat Indonesia secara luas seperti berikut ini :

Banyaknya kesempatan dan membuka lapangan kerja baru

Menekan angka pengangguran

Membantu menciptakan masyarakat yang kreatif dengan hasil dan usaha mandiri

Mampu bergabung dan mengikuti kompetisi dunia bisnis yang selalu dituntut cepat dan inovatif

Meningkatkan banyak inovasi di semua kalangan dan sektor.

Kesimpulan dan Penutup

Sebagai sebuah penggerak ekonomi yang dinamis dan selalu berubah mengikuti perkembangan disekitarnya, Ekonomi Kreatif akan selalu menuntut banyak pihak untuk tetap berada di jalurnya. Diperlukan sebuah kerjasama, kebersamaan, sinergi dan lingkungan yang selalu sepaham serta menunjang.

Salah satu adalah dengan adanya temu kreatif nasional atau global diantara pelaku Ekonomi Kreatif dan industri untuk saling berbagi ide. Kedua pelaku ini juga harus bisa berkolaborasi dengan erat, berbagi gagasan dan pengalaman, serta bisa saling unjuk kerja dan kreatifitas demi kemajuan dan kesinambungan sector ini.

Peran pemerintah sebagai pendukung, penyedia dan penyelenggara juga diharapkan dalam mempromosikan hasil–hasil industri Ekonomi Kreatif tidak hanya dimata masyarakat nasional tetapi juga mata dunia.

Pemerintah juga diharapkan untuk siap mendorong tumbuhnya industri lain yang sama terkaitnya seperti memberi dan meningkatkan investasi, pengembangan dan pembinaan usaha kecil karena Ekonomi Kreatif sangat bergantung pada semua faktor tersebut untuk maju. Dengan adanya pembinaan dan dukungan yang baik tentunya akan mampu memberikan hasil produk dan jasa yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan turut menaikkan taraf ekonomi negara.


Sumber: 

https://idcloudhost.com/mengenal-ekonomi-kreatif-ciri-ciri-dan-perkembangannya-di-indonesia/


Posting Komentar untuk "Mengenal Ekonomi Kreatif, Ciri- Ciri dan Perkembangannya di Indonesia"