Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cara Menyusun Cerita Inspiratif

 

TEKS CERITA INSPIRATIF

Cara Menyusun Cerita Inspiratif

Bagaimana cara menyusun cerita inspiratif? Menurut Tim Kemdikbud (2017, hlm. 155) cerita dapat menggugah perasaan dan memberikan inspirasi pada pembacanya jika memiliki unsur berikut:

1.     membawakan momen ”terbaik” kepada pembaca;

2.     menyentak langsung hati dan pikiran pembaca/pendengar agar tetap semangat, menjadi lebih baik, berbuat lebih tulus dalam hidup;

3.     cerita mudah dipahami meski bermakna mendalam.

Selain itu, ada cerita atau kisah yang ingin disampaikan adalah salah satu kunci dari menyusun cerita inspiratif. Cerita inspirasi dapat berasal dari pengalaman nyata yang pernah kita alami. Bisa juga mengangkat kisah motivasi tentang orang lain yang telah memengaruhi kita secara positif, misalnya guru yang penuh perhatian.

Tidak perlu kata-kata bergaya atau menggunakan semua aturan tata bahasa yang rumit. Sederhana saja, sampaikan pesan dan emosi yang ingin disampaikan sebagaimana kita lihat dan rasakan. Hal ini akan membuat cerita inspiratif yang alami dengan gaya khas kita dan terkesan lebih akrab bagi pembaca.



Tips Menyusun Cerita Inspiratif

Menulis cerita inspiratif membutuhkan kisah dalam porsi yang tepat dan terarah supaya mampu membangkitkan inspirasi pembaca atau pendengarnya. Salah satu takaran porsi yang tepat tersebut adalah dengan menjaganya tetap rendah hati dan santun. Berikut adalah berapa tips menyusun teks cerita inspiratif yang baik.

1.     Jika inspirasi yang ingin diangkat merupakan suatu prestasi, pastikan narasi tidak menyombongkannya, tetapi lebih memperlihatkan pengalaman untuk mencapainya.

2.     Suatu prestasi akan menjadi motivasi dan inspirasi hanya jika kita membagikan proses dan cara meraihnya, bukan hanya menyebutkan hasil akhirnya.

3.     Saat mengangkat kisah yang menyedihkan, pastikan kita tetap dalam posisi memanusia untuk menceritakannya. Tragedi sejatinya tetap merupakan kepiluan yang menyakiti seseorang, jangan menyalahgunakannya. Tetap objektif dengan memberikannya sebagai bahan inspirasi, bukan supaya orang menjadi iba.

4.     Menjelaskan amanat yang tersirat dalam kisah inspiratif boleh dikatakan menjadi keharusan, namun jangan dilakukan dengan cara menggurui. Lebih baik kemas dalam saran yang menjadi pertimbangan pembacanya.

Posting Komentar untuk "Cara Menyusun Cerita Inspiratif"