Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

IPA 8. CAHAYA DAN ALAT OPTIK ((5)

 Ringkasan Materi, Latihan Soal dan Pembahasan

Assalamualaikum.....apa kabar anak-anak....sehat semua yaa

Alkhamdulillah...

Hari ini kita lanjut utk mempelajari materi Cahaya dan Alat optik berupa ringkasan materi, latihan soal dan pembahasannya.

Langsung kita simak yuuuuukk

RINGKASAN MATERI

A. Sifat-sifat Cahaya

Sifat-sifat cahaya antara lain sebagai berikut.

1. Merupakan gelombang elektromagnetik, sehingga dapat merambat di ruang hampa.

2. Dapat dipantulkan, dibiaskan, berpolarisasi, dan melentur.

3. Merupakan salah satu bentuk energi.

B. Cermin

1. Cermin Datar

Proses pembentukan bayangan pada cermin datar menggunakan hukum pemantulan cahaya. Untuk mempermudah pembentukan bayangannya, diambil sinar-sinar yang datang dari kedua ujung benda.

Bayangan yang terjadi pada cermin datar memiliki sifat berikut ini.

Maya atau semu karena bayangannya tidak dapat ditangkap

Jarak benda sama dengan jarak

Tinggi benda sama dengan tinggi

Posisi bayangan berlawanan dengan posisi

2. Cermin Cekung

Cermin cekung ialah cermin yang permukaan bidang pantulnya berbentuk cekung (melengkung ke dalam). Cermin cekung bersifat mengumpulkan cahaya sehingga disebut cermin konvergen (positif).


Dengan :

f = jarak titik api (fokus) cermin So = jarak benda

 Si = jarak bayangan

Perbesaran bayangan (M) pada cermin cekung dirumuskan sebagai berikut.


Dengan :

M = perbesaran bayangan ho = tinggi benda

hi = tinggi bayangan

3. Cermin Cembung

Cermin cembung bersifat menyebarkan sinar sehingga disebut juga cermin divergen (negatif). Banyak digunakan untuk kaca spion.


Dengan :

f = jarak titik api (fokus) cermin So = jarak benda

Si = jarak bayangan

Perbesaran bayangan (M) pada cermin cembung dirumuskan sebagai berikut.

Dengan :

M = perbesaran bayangan ho = tinggi benda

hi = tinggi bayangan

 C. Lensa

1. Lensa Cembung

Jarak fokus (f) dan jari-jari (R) lensa cembung selalu bernilai positif sehingga disebut juga lensa positif (konvergen). Digunakan untuk orang yang mempunyai cacat mata hipermetropi (rabun dekat).

Dengan :

f = jarak titik api (fokus) lensa So = jarak benda

Si = jarak bayangan

Perbesaran bayangan (M) pada lensa cembung dirumuskan sebagai berikut.

Dengan :

M = perbesaran bayangan ho = tinggi benda

hi = tinggi bayangan

2. Lensa Cekung

Lensa cekung atau lensa negatif (divergen) ialah lensa yang bagian tengahnya lebih tipis daripada bagian pinggirnya. Digunakan untuk orang yang mempunyai cacat mata miopi (rabun jauh).

Dengan :

f = jarak titik api (fokus) lensa

 So = jarak benda

Si = jarak bayangan

Perbesaran bayangan (M) pada lensa cembung dirumuskan sebagai berikut.

Dengan :

M = perbesaran bayangan ho = tinggi benda

hi = tinggi bayangan

Untuk lensa cekung : Nilai f pusat kelengkungan berada di belakang cermin.

D. Kekuatan Lensa

Kekuatan lensa ialah kemampuan lensa untuk mengumpulkan atau memancarkan cahaya. Kekuatan lensa berbanding terbalik dengan jarak fokusnya.


E. Alat Optik

1. Lup

Lup atau yang sering disebut kaca pembesar tersusun dari sebuah lensa Biasanya, lup digunakan untuk mengamati benda-benda yang kecil.

2. Mikroskop

Mikroskop adalah alat untuk mengamati benda- benda yang sangat kecil. Mikroskop memiliki dua lensa cembung, yaitu lensa objektif (dekat objek) dan lensa okuler (dekat pengamat).

 F. Cacat Mata

1. Miopi (Rabun Jauh)

Rabun jauh adalah cacat mata tidak dapat melihat dengan jelas benda-benda yang jauh letaknya.

Hal ini disebabkan lensa mata tidak dapat memipih sempurna sehingga titik jauh tidak terletak di tak berhingga, tetapi di tempat yang dekat.

2. Hipermetropi (Rabun Dekat)

Rabun dekat adalah cacat mata tidak dapat melihat dengan jelas benda-benda yang dekat letaknya.

Hal ini disebabkan lensa mata tidak dapat dicembungkan sempurna sehingga titik dekatnya lebih besar dari 25 cm.

3. Presbiopi

Rabun tua adalah cacat mata yang disebabkan usia tua sehingga daya akomodasi mata sudah berkurang.

Jadi, mata tidak dapat melihat benda yang jauh maupun benda yang dekat letaknya. Dibantu dengan menggunakan kacamata lensa bifokus (lensa ganda).

 

CONTOH SOAL DAN PEMBAHASAN

1. Sebuah benda terletak di antara dua cermin datar yang membentuk sudut 30. Jumlah bayangan benda tersebut adalah …

A. 12 buah

B. 11 buah

C. 10 buah

D. 9 buah

Jawaban: B

Pembahasan: 

Diketahui:

ϴ = 30

Ditanyakan: n = …?

Jawaban:

n = (360/ϴ) – 1

n = (360/30) – 1

n = 12 – 1

n = 11 bayangan

2. Sebuah benda berada di depan cermin cekung sejauh 10 cm. Bila jari-jari cermin 30 cm, maka sifat bayangannya adalah …

A. Nyata, diperkecil, dan terbalik

B. Nyata, diperbesar, dan terbalik

C. Maya, diperkecil, dan tegak

D. Nyata, diperbesar, dan tegak

Jawaban: maya, tegak, diperbesar

Pembahasan:

Diketahui:

s = 10 cm

R = 30 cm

Ditanyakan: sifat bayangan = …?

Jawaban:

Kita cari terlebih dahulu jarak fokusnya

f = ½ R

f = ½ x 30 cm= 15 cm

Jadi, jarak fokusnya 15 cm. Kemudian kita cari jarak bayangannya.

 

Jadi, bayangan benda berada di belakang cermin dengan jarak 30 cm. Itu artinya bayangan bersifat maya dan tegak. Selanjutnya kita tentukan perbesaran bayangan benda.


M = s‘/s

M = 30/10 = 3

Jadi, perbesaran bayangan benda adalah 3x dari benda aslinya. Maka sifat bayangannya adalah maya, tegak, diperbesar.

3. Sebuah benda berada 15 cm di depan cermin cembung. Bila titik fokus cermin 10 cm, maka jarak bayangannya ….

A. 6 cm di depan cermin

B. 6 cm di belakang cermin

C. 30 cm di depan cermin

D. 30 cm di belakang cermin

Jawaban: B

Pembahasan:

Diketahui:

s = 15 cm

f = 10 cm

Ditanyakan: s‘ = …?

Jawaban:

 

Tanda negatif mengidentifikan bahwa bayangan berada di belakang cermin.

4. Bayangan setinggi 2 cm dibentuk oleh cermin cembung dari sebuah benda setinggi 10 cm. Bila jarak fokus cermin 10 cm, maka jarak benda adalah ….

A. 60 cm

B. 16 cm

C. 8 cm

D. 0,8 cm

Jawaban: A

Pembahasan:

Diketahui:

h‘ = 2 cm

h = 10 cm

f = -10 cm

Ditanyakan: s = …?

Jawaban:

Kita cari perbesarannya terlebih dahulu dengan menggunakan tinggi benda dan tinggi bayangan.

M = h‘ /h

M = 2/10 = 0,2

Kemudian, kita gunakan nilai perbesaran tersebut untuk mencari perbandingan nilai jarak benda dan jarak bayangan.

M = s‘/s

0,2 = s‘/s

s = s‘/0,2

s = 5 s‘

 

5. Lensa cembung berjari-jari 30 cm dan perbesaran bayangannya 2 kali, maka jarak benda adalah ….

A. 40 cm

B. 35 cm

C. 22,5 cm

D. 10 cm

Jawaban: C

Pembahasan:

Diketahui:

R = 30 cm

M = 2

Ditanyakan: s = …?

Jawaban:

f = ½ x R

f = ½ x 30 cm = 15 cm

M = s‘/s

2 = s‘/s

s = s‘/2


s = 0,5 s‘

Demikian pembelajaran hari ini.

Selanjutnya, silahkan anak-anak mengerjakan soal latihannya. 

KERJAKAN SOAL BERIKUT : KLIK DI SINI

Selamat belajar, sukses selalu untuk kalian semua....
wassalamualaikum.......

Posting Komentar untuk "IPA 8. CAHAYA DAN ALAT OPTIK ((5)"