Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

BELAJAR DENGAN MIND MAP

Pengertian Belajar

Belajar (learning) adalah sebuah proses memaknai praktek atau pengalaman. Belajar membawa perubahan, dan perubahan itu adalah kecakapan baru yang diperoleh dari usaha yang disengaja. Oleh karena itu, komponen penting dalam belajar adalah pengalaman atau praktek yang multi ranah dan multi cerdas yang menumbuhkan keberanian, kapasitas berkarya dan bertindak. Proses belajar merupakan upaya memutar siklus belajar yaitu, proses pengalaman/praktek, kegiatan membaca, kegiatan menulis dan kemampuan mempresentasikan.


Beberapa penyebab kesulitan belajar

1. Kondisi fisik lemah

2. Buruknya managemen waktu

3.  Pengajaran konvensional

4. Tugas terlalu banyak

5. Timbulnya konflik atau masalah

6. Rendahnya motivasi


STRATEGI MENGATASI KESULITAN BELAJAR

Terdapat berbagai cara/strategi untuk mengatasi masalah belajar , antara lain yang bisa dilakukan dan paling efektif  pelaksanaannya adalah dengan membuat MIND MAP .

Apakah Mind Map itu?

Mind Map adalah bentuk pencatatan dengan struktur radian yang sangat menarik karena dipenuhi oleh aneka warna, kata, angka, gambar, kode dan symbol sebagai hasil yang kreatif dengan pemakaian seluruh ketrampilan otak kiri dan kanan secara simultan dan sinergis.

Berikut ini langkah-langkah dalam membuat Mind Map:

1.      Paper / kertas :

a.      Harus dalam posisi mendatar (landscape)

b.      Harus polos (blank)

c.       Mulai dari titik pusat kertas (start-center)

2.      Line / Garis :

a.      Garis harus berubah dari yang lebih tebal (thicker) ke yang lebih tipis (thinner)

b.       Semua garis-garis harus terhubung (connected)

c.    Panjang (length) garis harus sama dengan panjang kata (word) atau gambar (picture)

3.       Word/ Kata

a.   Gunakan hanya kata kunci (key words), sebagai inti-sari suatu ide sehingga lebih mudah diingat dan dihubungkan dengan ide lainnya.

b.    Gunakan huruf kapital pada semua cabang utama.

c.  Haya satu kata pergaris, untuk menstimulai suatu ide menjadi bagian-bagian kecil yang saling berhubungan.

4.       Image/Gambar

a. Gunakan gambar 3-Demensi bila memungkinkan, untuk menstimulasi otak kanan.

b. Gunakan gambar yang kuat, untuk gambar pusat (central image), karena merupakan ilustrasi topik sehingga dapat memperkuat fokus dan konsentrasi.

c.  Gunakan sebanyak mungkin kode dan simbul, untuk mengaktifkan otak kanan dan mind map menjadi lebih menarik sehingga meningkatkan daya ingat.

5.       Colors/ Warna

a.  Gunakan paling sedikit 3 warna, karena akan mengaktifkan otak kanan serta dapat meningkatkan daya ingat dengan bentuk yang bebih menarik.

b.  Beri kode warna untuk menghubungkan setiap tema sehingga pengelompokan akan lebih jelas dan mudah diingat.


Contoh Mind Map










Posting Komentar untuk "BELAJAR DENGAN MIND MAP"